Sistem Pendidikan Pascasarjana Universitas Riau

1.1. SISTEM PENERIMAAN MAHASISWA BARU
  a. Syarat Pendaftaran Program S2/S3
   
Calon mahasiswa yang akan mendaftar ke Program Pascasarjana Universitas Riau harus melengkapi persyaratan yang telah ditetapkan. Yang dapat diterima sebagai mahasiswa Pasca sarjana ialah yang memenuhi persyaratan sebagai berikut:
      - Memiliki Formulir Pendaftaran Mahasiswa Baru yang telah diisi on line (dicetak)
      - Memiliki Kartu Bukti Registrasi Pendaftaran on line (dicetak)
      - Memiliki Fotocopy ijazah sarjana dan transkrip nilai S1 dan S2 (legalisir).
      - Mempunyai kemampuan akademik (S1) dengan IPK ≥ 2,75. Bagi yang  mempunyai IPK 2,50-2,74 dapat diterima sebagai mahasiswa dengan pertimbangan akademik, dan harus mencapai IPK ≥ 3,0 pada semester pertama. Kemudian untuk Program Doktor (S3), harus mempunyai kemampuan akademik (S2) dengan IPK ≥ 3,50 pada semester pertama.
      - Memiliki Surat Rekomendasi Kelayakan Akademik (Magister 2 orang, Doktor 3 orang).
      - Memiliki Surat Izin tertulis dari atasan (bagi yang bekerja).
      - Memiliki Surat Keterangan Berbadan Sehat dari dokter (asli).
      - Memiliki Surat Pernyataan Bebas Norkoba bermaterai (dicetak).
      - Memiliki Surat Pernyataan Penerima Layanan Pendidikan Pendidikan Tinggi bermaterai (dicetak)
      - Pasphoto berwarna ukuran 3x4 (4 lembar), dan 4x6 (4 lembar).
      - Memiliki hasil Tes Potensi Akademik (TPA)
      - Memiliki hasil Test of English on a Foreign Language (TOEFL) minimal 450 (S2) dan 500 (S3) yang diselenggarakan oleh lembaga yang berwenang untuk itu (dapat dipenuhi sebelum menempuh ujian tesis).
      - Karya Ilmiah (khusus bagi dosen) untuk S2 dan Rancangan Usulan Disertasi untuk S3
               
  b. Prosedur Pendaftaran Program S2/S3
    Pendaftaran Program Pascasarjana secara on line di http://um.unri.ac.id. Untuk pengembalian berkas (syarat-syarat di atas), diantar langsung oleh calon mahasiswa di Sekretariat Program Pascasarjana Universitas Riau; Kampus Pattimura Gedung Lt.II, Jl. Pattimura N0.9 Pekanbaru (28131), Telp/Fax: (0761) 856591.
               
  c. Proses Pendaftaran Program S2/S3
    Setiap lamaran diseleksi oleh Program Pascasarjana terkait dengan persyaratan minimum yang harus dipenuhi.  Kemudian, berkas lamaran diteruskan dari Direktur Program Pascasarjana kepada Ketua Program Studi untuk dinilai lebih lanjut.  Keputusan akhir tentang status penerimaannya, diberitahukan secara tertulis kepada calon mahasiswa.
               
  d. Ketentuan Penerimaan Mahasiswa Baru S2
    Yang dapat diterima sebagai mahasiswa Program Magister  (S2)  ialah yang memenuhi persyaratan sebagai berikut :
      (1) Mahasiswa diterima penuh :
          - Memiliki Ijazah Sarjana (S1) yang diakui Departemen di bidang ilmu yang sesuai atau  yang  berkaitan dengan Program Magister (S2) yang akan diikuti.  
          - Mempunyai kemampuan Akademik (S1) dengan IPK (NMR) ≥ 2,75 skala (0-4)   atau ≥ 6.25   (skala 0-10)  
          - Memiliki hasil Test of English on A Foreign Language (TOEFL) minimal 450 yang diselenggarakan oleh lembaga yang berwenang untuk itu  
          - Berbadan Sehat (dengan keterangan Dokter)  
          - Diizinkan secara tertulis oleh atasan pelamar, bagi yang sudah bekerja.  
      (2) Mahasiswa diterima bersyarat :
          - Memenuhi persyaratan akademik  
          - Calon mahasiswa dengan IPK (NMR) ≥ 6.25 (skala 0-10) atau 2,50 - 2,75 (skala 0-4), tetapi mempunyai kualifikasi yang baik dalam praktek pekerjaannya atau mendapat nilai-nilai yang baik untuk mata kuliah yang penting bagi program studi yang dipilih, dapat diterima sebagai  mahasiswa dengan status percobaan. Penilaian kualifikasi ini dapat berasal dari jaminan seorang dosen Program Pasca Sarjana atas  karya ilmiah yang  telah dihasilkannya. Pada akhir semester satu untuk bobot minimun 9 kredit, ia harus memiliki IPK ≥ 3,0 untuk dapat melanjutkan studinya.  
          - Calon mahasiswa  dengan IPK (NMR) <6,25 (skala 0-10) atau <2,75 (skala 0-4), tetapi     memiliki Tes Potensial Akademik (TPA), GRE (Graduate Record Examination) atau GMAT  (Graduate Management Aptitude Test) yang  istimewa pada rentang 20% dari nilai tertinggi yang dapat dicapai pada test tersebut, dapat dipertimbangkan.  
               
  e. Ketentuan Penerimaan Mahasiswa Baru S3
   

Yang dapat diterima sebagai Mahasiswa Program Doktor (S3) ialah yang memenuhi persyaratan sebagai berikut :

      (1) Mahasiswa penuh (by course) :
          - Memiliki Ijazah Magister (S2) yang diakui Departemen pada bidang ilmu   yang sesuai atau berkaitan dengan pendidikan Program Doktor (S3) yang akan diikuti.  
          - Mempunyai kemampuan Akademik (S2) dengan IPK (NMR)  ≥  3,50  
          - Memiliki hasil Test of English on A Foreign Language (TOEFL) minimal 500 yang     diselenggarakan oleh lembaga yang berwenang untuk itu, atau nilai test lain yang setara sesuai dengan ketentuan lembaga identifikasi TOEFL.  
          - Berbadan Sehat (dengan surat keterangan Dokter)  
          - Diizinkan secara tertulis oleh atasan pelamar bagi yang sudah bekerja.  
      (2) Para pemegang ijazah Magister yang diakui Departemen dengan IPK (NMR) : 3,0<IPK<3,50, dapat dipertimbangkan sebagai calon mahasiswa Program Doktor. Apabila ditunjang oleh rekomendasi Komisi Pembimbing Program Magister yang bersangkutan. Berdasarkan karya ilmiah asli yang relevan dengan programnya dan  ditulis pelamar secara mandiri. Serta karya ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal ilmiah dan diakui bobot  akademiknya dan memiliki ISSN
      (3) Para pemegang ijazah Magister melalui jalur non-tesis yang  diakui Departemen dengan IPK (NMR) 3,0<IPK<3,50, dapat dipertimbangkan sebagai calon mahasiswa Program Doktor. Apabila ditunjang oleh karya ilmiah yang  relevan dengan programnya dan ditulis pelamar secara mandiri. Berdasarkan  penilaian suatu Tim Dosen Inti yang dibentuk Program Studi dan disetujui Direktur.
               
  f. Ketentuan Penerimaan Mahasiswa Asing
    Mahasiswa yang berasal dari negara  lain dapat diterima sebagai mahasiswa (Program Magister atau Program Doktor) dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut :
      - Memenuhi persyaratan di atas
      - Dapat memahami Bahasa Indonesia Baku, baik lisan maupun tulisan
      - Memiliki Pasport dan Visa Pendidikan, dan selanjutnya dilaporkan oleh Rektor kepada Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia
         
1.2. PELAKSANAAN PROGRAM
  a. Beban dan Lama Studi
   

Beban Studi Program Magister (S2) adalah 36 – 50 SKS termasuk penelitian Tesis (2 – 6 SKS) yang dijadwalkan untuk 4 (empat) semester. Dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 4 (empat) semester dan selama-lamanya 10 (sepuluh) semester, berlaku bagi mahasiswa dengan status penuh dan bersyarat (dengan pertimbangan).

Beban Studi Program Doktor (S3) adalah :1.    Beban Studi Program Doktor (S3) bagi peserta yang berpendidikan Magister  (S2) sebidang sekurang- kurangnya  40  (empat puluh) SKS yang  dijadwalkan untuk 4 (empat) semester dan dapat  ditempuh  kurang  dari  4  (empat) semester dengan lama Studi selama-lamanya 10 (sepuluh) semester. 2. Beban studi Program Doktor (S3) yang berpendidikan Magister (S2) tidak sebidang sekurang-kurangnya 52 (lima puluh dua) SKS  yang dijadwalkan untuk 5 (lima) semester dan dapat ditempuh kurang dari 5 (lima) semester dengan lama studi selama-lamanya 11 (sebelas) semester.

  b. Masa Langkau.
    Dalam keadaan tertentu, mahasiswa dapat mengambil masa langkau maksimum 2 (dua) semester, baik berturut-turut maupun tidak. Selama masa langkau tidak dikenakan  pembayaraan SPP, dan tidak mengurangi lama masa studi.
  c. Pola Pendidikan
    Untuk setiap Program Studi, dilakukan  pola pendidikan melalui perkuliahan,  penelitian dan penulisan Tesis/Disertasi serta diakhiri dengan ujian. Tata cara pelaksanaan perkuliahan, pengajuan proposal, seminar, penelitian, penulisan, penetapan Komisi Pembimbing  dan ujian Tesis/Disertasi diatur tersendiri dengan keputusan Direktur.
  d. Alih Kredit
    SKS mata kuliah yang pernah diambil seorang mahasiswa pada Program Pasca Sarjana di luar   Universitas Riau, tetapi belum memperoleh gelarnya, dapat  dialihkan  pada Program Studi yang sedang diikuti maksimum  9 (sembilan)  SKS, jika mata kuliah tersebut baik materi maupun  kualitasnya diakui Program Studi.  Kredit pindahan ini tidak berlaku bagi SKS mata kuliah Program Doktor, yang diambil mahasiswa Program Magister. Pengakuan SKS mata kuliah seperti tersebut di atas, dilakukan dengan persetujuan Direktur atas usul Program Studi.
  e. Pindah Program Studi
    Mahasiswa diperkenankan pindah ke Program Studi lain, dan harus memenuhi syarat  :
      - Mengajukan permohonan pindah sebelum semester pertama berakhir.
      - Tidak mempunyai nilai E dari Program Studi lama.
      - Tidak dinyatakan  ke luar (drop out) oleh Program Studi lama.
      - Harus ada penyataan tertulis tentang ayat (2) dan (3) dari Ketua Program Studi lama
      - Harus ada persetujuan  penerimaan dan tidak keberatan dari Program Studi baru dan lama,  Direktur serta sponsor dan atasan langsung yang bersangkutan (bagi mahasiswa berstatus pegawai negeri atau swasta).
      - Menyusun kembali Komisi Pembimbing yang disetujui Program Studi baru.
      - Mata kuliah yang sudah diambil pada Program Studi lama tetap berlaku, tetapi dapat ditambah sesuai dengan persyaratan Program Studi baru.
         
1.3. PENILAIAN
  a. Sistem Penilaian.  
   

Dalam penilaian ujian, dapat menggunakan sistem Normal Absolut yaitu : Penilaian Acuan Patokan (PAP) atau dengan sistem Normal Relatif yakni Penilaian Acuan Normal (PAN) tergantung pada proses belajar dan atau jenis mata kuliah. Penilaian hasil belajar dinyatakan dengan huruf A, B, C, D , dan E yang masing-masing bernilai 4, 3, 2, 1, dan 0.

  b. Komisi Pembimbing
   

Komisi Pembimbing bertugas membantu mahasiswa menyusun rencana mata kuliah (bagi Program Doktor), rencana penelitian, pelaksanaan penelitian dan penulisan Thesis/ Disertasi. Komisi Pembimbing ditetapkan oleh Direktur atas usul Program Studi dengan mempertimbangkan minat dan topik penelitian mahasiswa.

           Komisi Pembimbing untuk Program Magister sebanyak 2 (dua) orang, dan  untuk Program Doktor sebanyak 3-4 (tiga-empat) orang. Salah seorang anggota Komisi Pembimbing harus berasal dari luar Program Studinya, atau dari Instansi/Perguruan Tinggi  luar Universitas Riau (UR) yang kewenangan ilmiahnya diakui oleh Program Pascasarjana. Serta mendapat persetujuan Direktur. Perubahan susunan Komisi Pembimbing, harus didasarkan atas persetujuan Komisi Pembimbing yang lama, Program Studi,  dan Direktur

           Komisi Pembimbing dapat mengusulkan pemberhentian seorang calon Magister dan/atau calon Doktor dari programnya, berdasarkan alasan akademik dan pertimbangan lain yang rasional kepada Direktur.

  c. Usulan dan Penulisan Penelitian. 
   

Usulan Rencana Penelitian untuk Tesis  bagi Mahasiswa Program Magister (S2) atau Disertasi bagi mahasiswa Program Doktor (S3), pada prinsipnya sejak  semester pertama sudah mulai disusun, pada semester kedua diseminarkan, dan pada semester ketiga penelitian telah dapat dilaksanakan

Usulan penelitian  dan hasil penelitian  untuk Tesis/Disertasi lebih dulu diseminarkan sebelum disetujui oleh Komisi Pembimbing, Program Studi dan Direktur.  Format Usulan Rencana Penelitian, Tesis dan Disertasi dibakukan sesuai dengan tata cara yang terdapat dalam  Buku Panduan Menulis Tesis/ Disertasi  Program Pascasarjana

Penulisan Tesis dan/atau Disertasi harus mengacu kepada Tata cara Penulisan Tesis dan Disertasi yang ditetapkan oleh Program Pasca Sarjana.  Tesis dan/atau Disertasi dapat ditulis dalam bahasa Indonesia dengan abstrak dalam bahasa Inggris atau dalam bahasa Inggris  dengan abstrak dalam bahasa Indonesia

  d. Ujian Akhir.  
   

Mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh kewajiban administrasi, persyaratan  akademik, dan mendapat persetujuan dari Komisi Pembimbing serta  Program Studi dan Program Pasca Sarjana dibenarkan untuk mengikuti ujian akhir.

Ujian akhir bagi mahasiswa Program Magister dilakukan secara lisan yang berkenaan dengan pengetahuan  yang bertalian dengan Program Studi. Termasuk Tesis, dilakukan oleh Komisi Pembimbing. Persetujuan lengkap dari Komisi Pembimbing diperlukan untuk dinyatakan lulus ujian akhir. Jika seorang mahasiswa gagal, ia dapat mengulang ujian sekali lagi dalam jangka waktu tidak kurang dari satu semester.

    (1)

Penilaian Disertasi meliputi (SK Mendikbud No. 053/U/1993) :

      - Originalitas dan sumbangan terhadap bidang ilmunya dan/atau nilai penerapannya,
      - Kecanggihan metodologi dan pendekatan penelitian, kedalaman penalaran, dan penguasaan dasar teori,
      - Kecanggihan dan sistematika pemikiran serta kecermatan  perumusan masalah, batasan penelitian, dan kesimpulan
    (2)

Ujian Akhir Disertasi bagi mahasiswa Program Doktor terdiri atas dua tingkatan, yaitu :

      - Ujian Tertutup; dilaksanakan  secara tertutup setelah mahasiswa dapat menyelesaikan penelitian dan penulisan Disertasinya, lulus seminar dan telah disetujui oleh Komisi Pembimbing dan Panitia Seminar.  Ujian  tertutup dihadiri oleh seluruh anggota Komisi Pembimbing, Penguji  dan Pimpinan Program Pasca Sarjana
      - Ujian Terbuka; dilaksanakan setelah mahasiswa dinyatakan dapat menyelesaikan ujian tertutup dengan baik, dengan  penguji terdiri atas semua anggota Komisi Pembimbing dan penguji luar Komisi Pembimbing, penguji undangan, anggota Senat yang diperluas serta khalayak ilmuwan lain. Sidang ujian Doktor dipimpin oleh Rektor, atau pejabat yang ditunjuk mewakilinya seperti Guru Besar bergelar Doktor atau Direktur.
    Mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan Program Pascasarjana apabila memenuhi persyaratan:
    (1) Program Magister  (S2)
      - IPK  ≥  3.00 dengan nilai  C paling banyak  10% dari jumlah SKS di luar Tesis dan seminar.
      - Telah lulus ujian Tesis
      - Telah menyerahkan Naskah Tesis yang telah disahkan oleh Program Pasca Sarjana, dan sebuah artikel ilmiah berdasarkan Tesisnya yang telah  dipublikasikan dalam jurnal ilmiah yang diakui bobot akademiknya, serta memiliki ISSN.
    (2) Program Doktor (S3)
      - IPK ≥ 3,25  (program status penuh dan langsung)
      - Telah lulus ujian Disertasi (program status penuh, langsung dan penelitian)
      - Telah menyerahkan Naskah Disertasi yang telah disahkan,  dan sebuah artikel ilmiah dari Disertasinya yang telah  dipublikasikan dalam jurnal ilmiah yang diakui  bobot akademiknya, serta memiliki ISSN,
      - Telah lulus ujian Disertasi dan menyerahkan Naskah Disertasinya dalam bentuk Buku    yang telah disahkan oleh Program Pasca Sarjana (program khusus)
         
  g. Yudisium.
    - Sangat Terpuji (Summa  Cum Laude) diberikan sebutan kepada mahasiswa Program Doktor yang memiliki prestasi akademik (IPK, Disertasi, Lama Masa Studi) dan Kepribadian, yang  dinilai istimewa oleh Komisi Pembimbing,  Program Studi, Program Pasca Sarjana dan penguji lainnya.
    - Dengan Pujian (Cum  Laude), IPK  3,75-4,00, tidak mempunyai nilai mata kuliah lebih rendah dari B dan menyelesaikan pendidikan tidak lebih dari empat semester terus–menerus untuk Program Magister dan 6 (enam) semester untuk Program Doktor, dan tidak pernah mengulang ujian mata kuliah.
    - Sangat Memuaskan, IPK 3,50 - 3,74, tidak mempunyai nilai mata kuliah lebih rendah dari B dan menyelesaikan pendidikannya tidak lebih dari enam semester secara terus menerus, atau IPK > 3.74 dan menyelesaikan pendidikan kurang dari 4 (empat)  tahun
    - Memuaskan, IPK 3,00 - 3,49 (Program Magister) atau 3,25 – 3,49 (Program Doktor) dan tidak memenuhi syarat seperti tercantum pada butir  (a), (b),  dan  (c).